Festival ini bukan hanya milik Semarang, melainkan milik
siapa pun yang mencintai sejarah, budaya, dan kehidupan
kota yang dinamis. Kota Lama bukan lagi sekadar tempat,
melainkan ruang batin yang terus bergema lewat irama
seni, tawa pengunjung, dan derap langkah menuju masa
depan yang tetap berpijak pada akar budaya.